KONSEP>INSPIRASI

Seperti apakah konsep hunian tropis itu?

Untuk negara beriklim tropis seperti Indonesia, konsep hunian tropis memang sangat tepat untuk diterapkan. Cuaca yang sebentar panas, lalu kemudian hujan sepanjang hari membuat Anda perlu menyesuaikan desain rumah dengan kondisi yang ada. Sebelum memutuskan menerapkan konsep hunian tropis saat merancang rumah, berikut ciri-ciri umum konsep arsitektur tropis yang biasa diterapkan pada bangunan. 

  1. Berjendela lebar

Salah satu ciri hunian tropis adalah jendela berukuran besar dan berjumlah banyak. Tujuannya adalah agar sinar matahari dapat menerobos masuk ke ruangan. Selain agar sinar matahari masuk ke dalam ruangan, jendela juga berfungsi agar pergantian udara bisa maksimal. Jika lahan atau rumah Anda menghadap ke barat, agar tak silau, pasang kaca film atau kisi-kisi vertikal atau horizontal pada bagian fasad rumah. Perhatikan jumlah jendela dan ventilasi, jangan sampai terlalu banyak karena malah bisa membuat hunian jadi panas saat cerah dan lembap saat musim hujan.

  1. Atap tinggi

Suhu dalam ruangan yang sejuk di bawah 30o C tidak hanya dipengaruhi oleh jumlah jendela yang cukup, namun juga berkat desain atap atau plafon yang tinggi. Desain hunian tropis umumnya memiliki kemiringan atap 30o - 45o lengkap dengan ruang atap yang berfungsi untuk mengurangi panas dalam ruangan. Tak jarang terdapat pula teritisan atau atap tambahan pada desainnya. Selain untuk membatasi paparan sinar matahari yang masuk ke dalam rumah, teritisan yang dibuat terpisah atau perpanjangan dari atap utama ini pun berguna untuk mengurangi efek tampias dari hujan yang disertai angin.

 

  1. Ruang terbuka berwarna cerah

Rumah tropis umumnya mengaplikasikan konsep ruang tanpa sekat atau ruang terbuka lengkap dengan teras. Kesan lapang semakin dipertegas dengan penggunaan warna-warna cerah yang lembut terutama pada dinding bagian luar, misalnya paduan warna coklat kayu, putih gading, krem, atau abu.

  1. Menggunakan material alam

Konsep yang melekat pada hunian tropis adalah ramah lingkungan. Tak heran, konsep hunian tropis sering menggunakan bahan-bahan bangunan yang berasal dari alam agar menciptakan kesan menyatu dengan alam, seperti batu alam, bambu, kayu, dan jerami.

 

  1. Banyak tanaman

Rumah tropis biasanya selalu diramaikan oleh kehadiran “sentuhan hijau”. Di ruangan tropis yang terbuka, biasanya terdapat tanaman berukuran sedang hingga besar di sudut ruangan, misalnya di ruang tamu atau ruang keluarga. Jika memiliki halaman cukup luas, biasanya Anda akan menemukan 2-3 pohon atau perdu yang membuat halaman rumah tropis tampak sejuk.

Artikel Terkait
Elemen-elemen Penunjang Gaya Industrial pada Hunian
Thursday, 16.03.2017

Dinding bata terlihat, tiang-tiang terpampang, bahkan pipa-pipa saluran AC malang melintang bebas di langit-langit ruangan.

5 Langkah Mudah Agar Sirkulasi Udara Dapur Lancar
Thursday, 16.03.2017

Ada banyak faktor yang mempengaruhi “kesehatan” dapur Anda. Selain faktor kebersihan dapur beserta perlengkapannya

Hunian Sejuk Dengan Tren Warna 2017: Greenery
Thursday, 16.03.2017

Nature never goes out of style. Terinspirasi dari alam, kombinasi warna antara hijau dan kuning atau “Greenery” pun dipilih oleh perusahaan periset warna

Rencanakan dengan Jurnal Rumah

Mewujudkan rumah impian Anda
dimulai dari sekarang. Dengan Jurnal Rumah, Anda dapat
merencanakan pembangunan rumah dengan mudah dan lebih terstruktur.

Mulai
Produk

Holcim hadir memberikan solusi lengkap untuk bahan bangunan, mulai dari semen, beton siap pakai, hingga produk agregat.

Cari Tahu