5 Cara Ubah Mood Lewat Permainan Cahaya di Rumah

Pernah merasa bad mood karena rumah terasa ‘gelap’ dan sumpek? Atau sebaliknya, suasana hati jadi lebih baik seketika saat Anda membuka jendela atau menyalakan lampu? Memilih lampu untuk rumah memang gampang-gampang susah. Jangan sampai rumah cuma sekadar terang tapi suasana hati tetap suram. Simak tips dari Holcim untuk memilih lampu yang tepat dan mengatur cahaya dalam ruangan agar Anda makin nyaman dan betah di rumah.

  1. Memasang jendela atap (skylight)

Dalam sebuah jurnal penelitian dari National Renewable Energy Laboratory dan Midwest Research Institute, cahaya alami dapat memperbaiki mood dan mengurangi kelelahan mata. Selain jendela samping, berikan sentuhan unik pada rumah dengan jendela atap atau skylight. Skylight bisa membantu menghadirkan cahaya alami ke dalam rumah dan memberikan efek yang signifikan dalam mengubah suasana hati Anda dan keluarga. Untuk mengakali biaya pembuatan skylight, Anda bisa mengganti beberapa blok genteng dengan material kaca tebal.

  1. Gunakan cahaya yang fleksibel

Yang dimaksud fleksibel adalah pencahayaan yang datang dari beberapa arah dengan tingkat keterangan yang berbeda-beda. Tujuannya adalah untuk menciptakan depth atau dimensi pada ruangan. Salah satu caranya adalah dengan memasang dimmer atau menggunakan beberapa sumber cahaya sekaligus. Sebisa mungkin, hindari penggunaan down lamp yang menyorot langsung ke bawah.

  1. Manfaatkan cahaya aksen

Pencahayaan aksen biasanya lebih bersifat estetis. Dengan intensitas pencahayaan yang lebih terang daripada sumber cahaya utama, cahaya aksen sangat cocok diaplikasikan untuk menonjolkan point of interest pada ruangan, misalnya jika Anda ingin meng-highlight patung atau ornamen unik tertentu.

  1. Mengganti lampu pendar putih dengan lampu pendar warna lain

Lampu dengan pendar putih memang terang, tapi kadang cahaya yang terlalu terang malah bisa membuat ruangan terasa ‘datar’ namun gerah. Gantilah lampu putih menyilaukan dengan lampu yang berpendar merah muda, jingga, atau kuning yang memberikan kesan hangat. Arahkan lampu ke obyek yang menarik dalam ruangan seperti lukisan, pernik dekorasi seperti vas bunga atau ukiran,  atau foto keluarga.

  1. Berani dengan lampu merah

Studi yang dilakukan oleh Ohio State University Wexner Medical Center dan University of Technology Vienna mengungkapkan bahwa lampu berwarna merah pada hunian dapat mengurangi tingkat stres dan menimbulkan mood yang lebih baik. Hal ini karena dibanding cahaya lampu warna lainnya, cahaya lampu merah memiliki efek yang paling minimal terhadap ritme sirkadian atau jam biologis Anda, sehingga menjadikannya sebagai pilihan lampu yang baik untuk pencahayaan di malam hari.

Yang terpenting, sesuaikan pengaturan cahaya dengan fungsi dan suasana yang diinginkan dari tiap ruang. Penataan cahaya untuk kamar tidur tentu berbeda dengan ruang keluarga. Dengan beragam pilihan lampu yang ada di pasaran dan tips mudah dari Holcim di atas, selamat berkreasi dengan cahaya!

Artikel Terkait
5 Alasan Pentingnya Lampu Tidur
16 March 2017

Mungkin Anda beranggapan kalau kamar tidur tak perlu memiliki lampu tidur, cukup lampu utama saja

Dinding Bebas Rembes, Bebas Resah Saat Hujan
16 March 2017

Dengan frekuensi hujan yang cukup tinggi seperti sekarang, biasanya akan muncul sejumlah permasalahan di rumah Anda

Periksa 6 Hal Ini di Hunian saat Musim Hujan
16 March 2017

Musim hujan sudah datang. Belum mempersiapkan hunian menyambut musim hujan? Tidak ada kata terlambat.

Simulasikan Biaya dengan Jurnal Rumah

Dengan Jurnal Rumah, membangun rumah terasa lebih menyenangkan. Gunakan fitur Simulasi Biaya untuk menghitung estimasi biaya pembangunan rumah impian Anda.

MULAI >
Produk

Holcim hadir memberikan solusi lengkap untuk bahan bangunan, mulai dari semen, beton siap pakai, hingga produk agregat.

Cari Tahu