CERITA RUMAH > RUMAH KELUARGA

Rumah Keluarga

 

Setiap rumah tentu memiliki arti berbeda bagi setiap orang. Bagi Sagita atau yang biasa disapa Gita, rumah merupakan tempat ia berkumpul bersama keluarga dan berlindung dari segala kondisi. Pada 'Home Story' kali ini kami akan berbagi inspirasi tentang rumah Gita.

 

 

 

 

Terletak di kawasan Bintaro Jaya, rumah Gita memiliki konsep hunian asri dan besar yang dilengkapi dengan halaman luas. Berawal dari tanah kosong, Ayah Gita memutuskan untuk membangun rumah tersebut dari nol di tahun 2004. Kini rumah tersebut ditempati oleh Gita beserta keluarga tercintanya dan anjing peliharaan mereka yang bernama Milo.

 

 

 

 

 

 

Banyak yang berpikir jika untuk memiliki rumah luas berarti tidak menggunakan banyak sekat di dalamnya. Namun, berbeda dengan rumah Gita yang memiliki banyak sekat antar ruangan, tetapi masih terlihat luas dan lapang. Konsep bangunan tersebut berasal dari arsitek pilihan Ayah Gita.

Ruang makan pada rumah ini terletak bersampingan dengan halaman belakang rumah. Konsep ini sengaja dibuat untuk membuat suasana lebih nyaman dan dekat saat ia berkumpul bersama anggota keluarganya. Halaman luas tersebut juga biasanya dijadikan area bermain Milo yang merupakan anjing peliharaan keluarga Gita.

 

 

 

 

 

 

Untuk menciptakan suasana asri dan homey, rumah Gita dilengkapi dengan halaman yang luas, halaman belakang ini juga menjadi pusat sirkulasi udara di rumahnya. Adanya ruangan terbuka ini ternyata memberikan manfaat lain, keluarga Gita dapat lebih menghemat listrik karena pencahayaan alami dari sinar matahari, selain itu udara yang masuk ke setiap sudut rumahnya pun lebih segar.


Spot favorit keluarga Gita di rumah ini adalah ruang televisi, di ruangan ini ia beserta keluarga biasanya berkumpul bersama saling menikmati quality time setiap harinya sambil bermain dengan Milo. 

 

 

 

Untuk keseluruhan interior, rumah Gita menggunakan dua jenis lantai, yaitu lantai keramik dan lantai kayu atau lebih dikenal dengan parquet. Gita bercerita jika kedua jenis lantai tersebut memiliki cara yang berbeda dalam merawatnya. Karena berbahan dasar kayu, parquet cenderung memerlukan perawatan khusus. Untuk membersihkannya, kain pel tidak boleh terlalu basah karena dapat menyebabkan kelembaban. Sedangkan untuk merawat halaman belakang, keluarga Gita memiliki tukang kebun sendiri. Menurutnya, hal penting dalam menciptakan rumah yang nyaman untuk ditinggali adalah dari cara penghuninya menjaga rumah tersebut demi kenyamanan bersama.

 

Pemilik Rumah: Sagita Andari Yeska

Notes: Silakan menghubungi Holcim, bila ada info yang ingin diubah, dihapus atau ingin ditampilkan pada halaman cerita rumah ini.