4 Cara Hemat Energi di Dapur

Sudah mencoba menekan pemakaian peralatan elektronik tapi tagihan tetap membengkak? Coba cek, siapa tahu sumbernya ada di dapur Anda. Selain memasang peralatan rumah tangga pintar, berikut cara cerdas yang bisa Anda lakukan untuk menghemat energi listrik dan menjaga lingkungan, berawal dari dapur.

  1. Manfaatkan cahaya dan sirkulasi udara alami

Tahukah Anda, pemakaian listrik untuk penerangan menyumbang rata-rata sebesar 11% tagihan listrik di rumah. Untuk dapur, atur agar dapur memiliki bukaan yang cukup, baik ventilasi atau jendela. Dengan bukaan yang cukup, Anda bisa memanfaatkan pencahayaan alami pada siang hari. Ventilasi atau jendela juga membantu Anda menciptakan dapur yang sehat dengan sirkulasi udara yang lancar, mengurangi penggunaan exhaust fan di dapur. Selain itu, ganti lampu di dapur dengan lampu fluorescent yang dapat menghemat energi sampai 50% di malam hari.

  1. Manfaatkan material alam

Jika Anda biasanya menggunakan keramik atau marmer untuk lantai, Anda bisa menggunakan gabus untuk lantai dapur. Selain ramah lingkungan, gabus yang terbuat dari kulit pohon dapat menyerap suara dan tahan terhadap jamur serta lumut. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan bambu, bahan bangunan yang kini populer untuk membuat dapur ramah lingkungan, termasuk untuk talenan dan penutup jendela dapur.

  1. Atur suhu AC atau lemari es

Hindari memasukkan makanan atau minuman panas langsung ke dalam kulkas agar tidak memaksa kulkas ‘bekerja keras’ dan menambah energi listrik. Atur juga isi kulkas agar tidak terlalu penuh sehingga peredaran udara dingin di dalam kulkas tidak terhambat. Jika Anda menggunakan AC di area dapur sebaiknya letakkan AC jauh dari kompor dan oven agar panas dari kompor dan oven tak menyebabkan pendinginan AC menjadi kurang maksimal.

  1. Hemat air

Tanpa Anda sadari, meski sehat, kebiasaan mencuci tangan bisa membuat banyak air yang terbuang sia-sia. Batasi konsumsi air saat mencuci tangan, salah satunya dengan menampung air terlebih dulu. Selain itu, ubah kebiasaan menyalakan keran terus-menerus ketika mencuci tangan maupun peralatan makan.

  1. Cek selalu keran dan pipa air

Pemeriksaan berkala membuat Anda cepat tanggap jika ada keran dan pipa air yang bocor. Segera perbaiki atau ganti keran dan pipa air yang rusak agar air tidak terbuang percuma dan membuat tagihan air dan listrik membengkak.

Mulai sekarang gunakanlah energi se-efisien mungkin, sebagai cara Anda memberi kembali pada Bumi. Selain dengan cara-cara di atas, ramah lingkungan di dapur juga bisa Anda lakukan dengan menggunakan bahan bangunan berkualitas untuk struktur bangunan yang kuat, tahan lama dan minim keropos. Gunakan Semen Holcim PowerMax yang diformulasikan dengan Micro Filler Particle dan strength agent, menghasilkan campuran yang konsisten dan pemadatan yang sempurna, mempermudah proses pengecoran dan mengurangi risiko perbaikan pekerjaan. Tak hanya dapur, seluruh ruang di rumah Anda pun kuat, nyaman, sekaligus hemat energi untuk masa depan.

Artikel Terkait
Rak Buku untuk Mempercantik Tampilan
16 March 2017

Untuk mengatasi semakin terbatasnya ruang dalam rumah modern, kini sudah sangat banyak ditemukan furnitur yang sekaligus berfungsi sebagai dekorasi

Jendela Besar untuk Kamar Tidur Terang dan Sehat
16 March 2017

Jendela adalah salah satu sumber cahaya alami untuk membangun rumah yang sehat sekaligus hemat energi

Nyaman dengan Kamar Tidur ala Resor
16 March 2017

Musim hujan seperti ini membuat Anda rindu hangatnya matahari dan suasana nyaman di resor.

Simulasikan Biaya dengan Jurnal Rumah

Dengan Jurnal Rumah, membangun rumah terasa lebih menyenangkan. Gunakan fitur Simulasi Biaya untuk menghitung estimasi biaya pembangunan rumah impian Anda.

MULAI >
Produk

Holcim hadir memberikan solusi lengkap untuk bahan bangunan, mulai dari semen, beton siap pakai, hingga produk agregat.

Cari Tahu