ABOUT>AWARD

Semangat Konstruksi Berkelanjutan dalam Holcim Awards Nasional 2015

Ide-ide kreatif dan kepedulian pada lingkungan hidup adalah dua hal yang selalu berdampingan dalam upaya memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal yang nyaman sekaligus ramah lingkungan.

Salah satu muara ide-ide baru adalah Holcim Awards Nasional. Sebuah ajang dari Holcim yang secara konsisten memberikan tempat berkembang bagi konsep-konsep konstruksi berkelanjutan yang mendorong taraf hidup dan perekonomian serta tetap memperhatikan pemeliharaan lingkungan.

Bertempat di Hotel Menara Peninsula Jakarta, 26 Februari 2015. Holcim Indonesia secara resmi memberikan penghargaan pada enam pemenang kompetisi Holcim Awards Nasional 2015. Hadir memberikan penghargaan dalam acara tersebut antara lain Asisten Deputi Gubernur bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta, Dr. Ir. Sri Mahendra Satria Wirawan, para dewan juri, perwakilan dari Ikatan Arsitektur Indonesia, dan Commercial Director Holcim Indonesia, Jan Kunigk.

Kompetisi nasional Holcim Awards memilih para pemenang dalam dua kategori : Kategori Utama dan Next Generations. Kategori Utama diperuntukkan bagi para insinyur, arsitek, kontraktor, dan pemilik proyek yang mengaplikasikan konsep konstruksi berkelanjutan pada proyek-proyek yang dibangunnya. Sedangkan Next Generations terbuka bagi para mahasiswa dan profesional muda dalam rentang usia 18-30 tahun yang ingin memperkaya ide dan desain mereka dengan konsep konstruksi berkelanjutan. Sebanyak 420 proyek yang dievaluasi oleh dewan juri merupakan para peserta dari kompetisi Holcim Awards Regional Asia Pasifik 2014 yang berasal dari dalam negeri.

Prof. Ir. Gunawan Tjahjono, Rektor Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) dan Guru Besar Departemen Arsitektur Universitas Indonesia selaku Ketua Dewan Juri mengatakan, "Semua ide dan proyek yang masuk, sangat menarik. Saya senang melihat begitu banyak masyarakat Indonesia yang tertarik mengaplikasikan konsep konstruksi berkelanjutan. Ini adalah sebuah kemajuan, kami berharap kedepannya nanti akan ada lebih banyak bangunan yang dapat memberikan nilai lebih kepada masyarakat."

Hal tersebut disambut baik juga oleh Juhans Suryantan, Vice President Sales Holcim Indonesia dan ketua panitia kompetisi nasional Holcim Awards. "Sebagai penyelenggara, kami merasa bangga melihat antusiasme dan respon yang positif dari para peserta. Kompetisi skala nasional ini merupakan bentuk penghargaan kami kepada mereka", ujarnya.

Terpeliharanya semangat kreatif go green tidak hanya memberikan ruang berkreasi dan mewujudkan imajinasi namun juga optimisme akan kehidupan yang lebih baik untuk generasi penerus.

Berikut daftar pemenang yang berhak atas hadiah beasiswa dan perjalanan mengunjungi proyek-proyek konstruksi berkelanjutan di Eropa dan Singapura:

Pemenang Kategori Utama

  1. Pusat Pendidikan Lingkungan (Environmental Education Center) di Gunung Kidul, Yogyakarta oleh Yu Sing Liem dan tim dari Akanoma.
  2. Reservasi Orangutan (Orangutan Haven) oleh Ian Singleton dan tim dari PanEco Foundation.
  3. Beranda Jakarta di Museum Nasional Indonesia oleh Ary Indrajanto dan tim dari Aboday.

Pemenang Next Generations

  1. Pungky Dwi Arfanto, mahasiswa Desain Perkotaan (Urban Design) dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta
  2. Lingkungan Layak Huni (Livable Autonomous Circle) oleh Ray Prasetya Thamrin dan tim, mahasiswa Arsitektur dari Universitas Indonesia.
  3. Muhammad Rochim, mahasiswa arsitektur dari Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Selamat kepada para pemenang dan teruslah berkarya!

Artikel Terkait
Holcim Awards 2014
Holcim Awards 2014
Tuesday, 10.10.2017
Langkah - Langkah Pendaftaran
Langkah - Langkah Pendaftaran
Tuesday, 10.10.2017
Mengenai Holcim Awards
Mengenai Holcim Awards
Monday, 16.10.2017
Simulasikan Biaya dengan Jurnal Rumah

Dengan Jurnal Rumah, membangun rumah terasa lebih menyenangkan. Gunakan fitur Simulasi Biaya untuk menghitung estimasi biaya pembangunan rumah impian Anda.

MULAI >
Produk

Holcim hadir memberikan solusi lengkap untuk bahan bangunan, mulai dari semen, beton siap pakai, hingga produk agregat.

Cari Tahu