ABOUT>AWARD

Holcim Awards 2014

 

Ide Sustainable Constructions untuk Masa Depan

Pentingnya kehidupan yang sehat dan berdampingan dengan alam telah lama kita sadari. Pembangunan yang ramah lingkungan pun ternyata semakin menjadi fokus para pelaku konstruksi di seluruh dunia. Hal ini terlihat dari antusiasme kurang lebih 6000 peserta dari 152 negara mengikuti Holcim Awards 4th Cycle yang bertema sustainable construction.

Putaran keempat ini sukses menarik peserta terbanyak dibandingkan dengan putaran-putaran sebelumnya. Peningkatan jumlah peserta tertinggi berasal dari kawasan Afrika/Timur Tengah dan jumlah karya terbanyak berasal dari Asia Pasifik dengan 423 karya berasal dari Indonesia. Hal ini juga menandakan adanya pertumbuhan positif konsep sustainable construction di negara berkembang sekaligus meningkatnya kesadaran generasi muda akan konsep ini.

Para peserta yang berasal dari 5 kawasan, yaitu Amerika Utara, Amerika Latin, Eropa, Asia Pasifik, dan Afrika/Timur Tengah terbagi dalam dua kategori kompetisi yaitu Main Category bagi proyek dengan rancangan yang sudah siap dijalankan dan Next Generation bagi ide-ide seputar arsitektur, teknik sipil, tata kota, infrastruktur seperti material, produk, dan teknologi konstruksi. Karya mereka dinilai berdasarkan 5 target isu yang akan mengukur kontribusi proyek terhadap sustainable construction dalam berbagai aspek termasuk “Triple Bottom Line” yaitu lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Kami ucapkan selamat untuk para pemenang dan ide-ide cemerlang yang akan mencerahkan masa depan.

Kawasan Eropa

 
Pemenang Holcim Awards Gold : Francisco Leiva dari Grupo Aranarea (Spanyol) dan Marco Scarpinato dari AutonomeForme (Italia) dengan ecological reserve and remediation project di Saline Joniche, Italia

 

 
Pemenang Holcim Awards Silver : Gilles Delalex, Yves Moreau, dan Thomas Wessel-Cessieux dari Muoto Architect dengan proyeknya yaitu low cost flexible buildingdi Paris, Prancis.

 

 
Pemenang Holcim Awards Bronze : Enrique Arenas, Luis Basabe and Luis Palacios dari Arenas Basabe Palacios arquitectos (Spanyol) dengan karyanya Honorable Mention to energy-efficient building di Holderbank, Swiss.

 

Penghargaan Acknowledgement Prize:

 
Karola Dierichs dan Achim Menges (Stuttgart, Jerman) dengan proyek agregat tanpa perekat yang dapat digunakan kembali;

 

 
Ana Castillo, Jan Terwecoren, dan Annekatrien Verdickt (Brussels, Belgia) untuk proyek daur ulang materi pembangunan dan penyambung logistik.

 

Honorable Mention:

 
Christian Kerez (Swiss) untuk proyek gedung perkantoran yang hemat energi.

 

Next Generations :

 
Hani Jaber, Ricardo Mayor, Héctor Muñoz, dan Ignacio Taus dari DAT Pangea (Spanyol) untuk tiga konsep arsitektur yang fokus pada ruang sosial bagi masyarakat.

 

 
Aleksandr Veshniakov, Dimitry Ivanov, Natalia Mikhailova, Aleksandra Tyron, dan Nadezhda Pavlova, kelompok arsitek dari Rusia melalui karyanya berupa rancangan kota kecil yang memiliki jaringan virtual dengan menggunakan konektivitas online.

 

 
Iker Luna dari Spanyol untuk proyek penelitian “most-grafted clay tiles” untuk atap ramah lingkungan.

 

 
András Dankházi, untuk proyeknya suplai air symbiotic dan regenerasi lanskap di Irlandia

 

 
Grégoir Arthuis dengan proyeknya, rehabilitasi bangunan / menara tinggi di Prancis.

 

 
Nikola Znaor untuk proyeknya yaitu responsive sustainable shading system di Austria (6th).

 

Kawasan Amerika Utara

 
Pemenang Holcim Awards Gold :Amy Mielke dan Caitlin Taylor dari Water Pore Partnership (Amerika Serikat) dengan proyeknya : Infrastruktur Suplai Air dan Mitigasi Banjir.

 

 
Pemenang Holcim Awards Silver : Bjarke Ingels dan Kai-Uwe Bergmann dari BIG - Bjarke Ingels Group (Denmark/Amerika Serikat) dengan infrastruktur pencegah banjir di perkotaan

 

 
Pemenang Holcim Awards Bronze : David Benjamin dari The Living Architecture Lab (Amerika Serikat) dengan proyeknya Zero-carbon compostable structure

 

Acknowledgement Prizes:

 

 
Sheila Kennedy dan Frano Violich (Boston) untuk proyek pembangunan rumah susun yang terjangkau di daerah urban infill yang terinspirasi dari bunga krisan

 

 
Nader Tehrani dan Katherine Faulkner (Boston) untuk proyek renovasi dan penambahan gedung fakultas Arsitektur, Lanskap, dan Desain di Universitas John H Daniels dengan melindungi elemen-elemen aslinya melalui sistem energi;

 

 
Peter Arnold dan Hadley Arnold (Burbank) untuk proyek penggunaan aplikasi digital untuk perencanaan pembangunan kawasan urban dan penyaluran air;

 

 
Etienne Feher dan Paul Azzopardi (Prancis) untuk proyek taman kota dengan dinding interaktif;

 

Next Generations :

 

 
Debbie Chen (Amerika Serikat) dengan karyanya pusat fasilitas pemanenan dari limbah di kota New York;

 

 

 
Kenya Endo dari Atelier Dreiseitl Asia (Singapura) untuk proyeknya yaitu proposal penggunaan bekas tambang batu bara untuk pusat penyimpanan listrik

 

 
Beomki Lee, Suk Lee dan Daeho Lee, pelajar di the Massachusetts Institute of Technology (MIT), untuk proyek dinding pemurnian udara yang mengubah karbondioksida menjadi oksigen sekaligus mengeksplorasi kemungkinan untuk bio-mimikri;

 

 
Jonathan Enns dari Toronto untuk Sistem panel kayu yang saling membangun

 

 
Sekelompok mahasiswa yang dipimpin oleh Mark Turibius Jongman-Sereno, Harvard University dengan proyeknya penggunaan kembali struktur parkir adaptif untuk kegiatan budaya di San Francisco;

 

 
Namjoo Kim dari MIT untuk metode konstruksi baru untuk menciptakan panel beton tipis.

 

Kawasan Amerika Latin

 
Pemenang Holcim Awards Gold : Mario Camargo dan Luis Tombe dari Colectivo 720 di Kolombia taman yang meliputi lansekap dan desain perkotaan, serta  arsitektur dan perencanaan kota.

 

 
Pemenang Holcim Awards Silver : Román Cordero dari arsitektur PLUG di Meksiko merancang struktur kayu bertingkat untuk meminimalkan kerusakan lingkungan. Strukur kayu tersebut ditutupi oleh atap yang terdiri dari panel-panel terbuat dari alumunium daur ulang.

 

 
Pemenang Holcim Awards Bronze : Julio Amezuca dan Francisco Pardo dari AT103 di Meksiko dengan karyanya yaitu model edukasi yang menggabungkan pertanian, peternakan, dan konstruksi bangunan ke dalam kurikulumnya.

 

Acknowledgement Prizes :

 
Daniel Bermúdez (Colombia) dan Juan Herreros (Spain) : Vertically-stacked International Convention Center.

 

 
Damian Fernandez dan Joaquin Trillo dari Red Comunidades Rurales di Argentina dengan Pusat untuk air dan produksi pertanian bagi masyarakat adat dan masyarakat Criollo di Hutan Chaco, Argentina.

 

 
Kelompok arsitek Polish yang dipimpin oleh Maciej Suida menciptakan site-responsive school di Jacmel, Haiti, dengan kelas di dalam dan luar ruangan.

 

 
Oscar Hagerman dan tim dari Meksiko dengan karyanya yaitu Kampus Pedesaan untuk Universidad del Medio Ambiente di Acatitlán.

 

 
Proyek restorasi perkotaan untuk Quito oleh Al Borde Arquitectos dari Ekuador.

 

Next Generations :

 
Mahasiswa dari Universidad Nacional de Córdoba, Argentina dengan karyanya yaitu rencana pemindahan infrastruktur di samping sungai di Manaus, Brazil.

 

 
Dua mahasiswa dari Universidad Nacional Autónoma de México dengan karyanya gereja kayu daur ulang dan pusat komunitas di Zoh Laguna, Meksiko

 

 
Mahasiswa dari Universidad Nacional de Córdoba untuk karyanya yaitu regenerasi perkotaan melalui rencana densifikasi untuk Córdoba

 


Mahasiswa dari Universidad Latina (Heredia) dan Universidad Hispanoamericana untuk karyanya yaitu perpustakaan dan media center proyek pembangunan sosial di San José, Costa Rica.

 

Kawasan Afrika dan Timur Tengah :

 
Pemenang Holcim Awards Gold :  Onat dan Zeynep Öktem dari ONZ Architects di Turki dengan karyanya, Taman ramah lingkungan untuk riset dan teknologi berkelanjutan di Ortado?u Sanayi ve Ticaret Merkezi, sebuah zona industri yang terletak di Ankara

 

 
Pemenang Holcim Awards Silver : Raëd Abillama dari Raëd Abillama Architects di Lebanon dengan proyeknya yaitu rencana rehabilitasi untuk hutan pinus di Beirut, Lebanon.

 

 
Pemenang Holcim Awards Bronze : Proyek yang diselenggarakan pararel oleh Ethiopian Institute of Architecture, Building Construction & City Development (EiABC),Addis Ababa dan Bauhaus University, Weimar, Jerman dipimpin oleh Dirk Donath. Proyek ini mengeksplorasi dan mengimplementasikan teknik konstruksi yang meningkatkan kualitas bangunan saham di Kota.

 

Acknowledgement Prizes :

 
Shatha Safi dari Riwaq Center for Architectural Conservation, Palestina dan Yara Sharif dari NG Architects and Palestine Regeneration Team, Inggris dengan karyanya women´s center dan taman bermain di Palestina.

 

 
Kunlé Adeyemi dari NLÉ Works, Nigeria dengan karyanya Chicoco Radio.

 

 
Pamela Larocca dari Urban Future organization, Italy dengan karyanya, community farming and market hub di Rwanda.

 

 
Ken De Cooman dan Wes Degreef dari BC architects, Belgia dan Adeyabeba Hailemariam dari ABBA architects, Ethiopia dengan karyanya, sustainable façade untuk Addis Ababa Chamber of Commerce & Sectoral Association’s headquarters di Ethiopia

 


Attila Szabadics dari ArchSus Group, Hungaria dengan karyanya Pusat kesehatan dan sekolah di kamp pengungsian di Mauritania.

 

Next Generations :

  
Jurie Swart dari Afrika Selatan dengan karyanya pusat penelitian air di Fika Patso Dam, Afrika Selatan.

 

  
Chamss Oulkadi dari BOM architecture, Maroko/Perancis dengan karyanya museum arkeologi dan monumen gempa di Agadir, Maroko

 


Heidi van Eeden dari Afrika Selatan untuk katalis perkotaan regeneratif dan konsep produksi tekstil.

 

 
Marylynn Antaki, Christina Attiyeh, Mira Boumatar, Romy El Sayah dan Yara Rahme dari American University of Beirut, Lebanon dengan proyeknya pemulihan energi dan konsep pembangunan perkotaan.
Simulasikan Biaya dengan Jurnal Rumah

Dengan Jurnal Rumah, membangun rumah terasa lebih menyenangkan. Gunakan fitur Simulasi Biaya untuk menghitung estimasi biaya pembangunan rumah impian Anda.

MULAI >
Produk

Holcim hadir memberikan solusi lengkap untuk bahan bangunan, mulai dari semen, beton siap pakai, hingga produk agregat.

Cari Tahu